Dikutip Kompas.com dari TIME, asal usul telur Paskah konon dimulai di Eropa pada abad pertengahan dan kemungkinan tidak berasal dari orang Kristen. Menurut beberapa sumber, telur Paskah pertama sebetulnya berasal dari tradisi agama yang berbeda. Baca juga: Kuliner Khas Paskah dari 18 Negara, Pie Buah sampai Kaki Domba
YERUSALEM, KOMPAS.com - Kepolisian Israel akan membatasi jumlah jemaat di Gereja Makam Kudus di Yerusalem dalam salah satu perayaan Paskah Kristen Ortodoks pada Sabtu (15/4/2023). Jumlah jemaat yang diperbolehkan merayakan Paskah Kristen Ortodoks di gereja tersebut hanya menjadi sekitar seperlima dibandingkan perayaan tahun-tahun sebelumnya.
Haleluya! [True Jesus Church]Puji Tuhan, saat ini kita memasuki minggu-minggu Paskah. Masih banyak perdebatan diantara umat Kristen, perlukah kita merayakanUngkapan yang sama juga datang dari pendeta Herlianto mengatakan, Kristen abad pertama tidak merayakan hari Natal, bagi mereka, kekristenan berpusat pada rangkaian perjamuan malam menjelang hari kematian Yesus dengan puncak kebangkitan Tuhan Yesus Kristus yang dikenal sebagai hari Paskah.
Irenaeus (155-202 AD): "Misteri kebangkitan Tuhan tidak boleh dirayakan pada hari lain selain Hari Tuhan, dan hal ini saja sudah mengharuskan kita merayakan Paskah pada hari itu." Jelas sekali bahwa orang-orang Kristen telah berbakti pada hari Minggu jauh sebelum Konstantin atau abad keempat.
Minggu, 9 April 2023, umat Kristen dan Katolik akan merayakan Paskah. Paskah merupakan perayaan kebangkitan Yesus Kristus setelah disalib. Sehingga Paskah bermakna kemenangan dan harapan bagi kristiani. Kebangkitan Yesus merupakan wujud dari penebusan dosa, serta menjamin keselamatan umat-Nya di dunia.
.